Search This Blog

Tuesday, October 12, 2010

PENYEBAB WANITA SEKARANG LEBIH CEPAT PUBER


Perempuan di zaman ini mengalami pubertas yang jauh lebih awal dari masa sebelumnya. Di Amerika Serikat misalnya, menurut satu penelitian terbaru, lebih dari 10 persen perempuan di negeri itu sudah mengalami pertumbuhan dada pada usia 7 tahun.

Menurut penelitian yang dipublikasikan "Psychological Science", jurnal Association for Psychological Science, perempuan yang secara fisik tumbuh dewasa lebih dini, menunjukkan kecenderungan berkencan lebih awal, melakukan hubungan seksual di usia yang lebih muda, dan memiliki lebih banyak mitra seks ketimbang perempuan di masanya.


Oleh karena itu, kemungkinan mereka tertular penyakit menular seksual sangatlah tinggi, demikian pula kemungkinan melahirkan di usia remaja.

Jay Belsky dari Birkbeck University di London, Inggris, menilai kabar ini mungkin buruk bagi sebagian orang, tapi dia justru melihat fenomema itu alamiah dan masuk akal dari perspektif evolusi biologis.

Ini mengantarkan manusia sekaranga pada harapan bahwa tumbuh besar dalam risiko dan lingkungan yang labil, telah mempercepat pendewasaan (pubertas) sehingga meningkatkan kemungkinan seseorang bereproduksi sebelum mereka mati.

Untuk menguji hubungan antara risiko, lingkungan labil seperti tercermin dalam ikatan ibu dan bayi yang tidak aman (kurang kasih sayang), dan pubertas dini, Belsky dan koleganya menggunakan data 373 perempuan kulit putih.

Data diambil dari penelitian mengenai perkembangan dini anak-anak yang disokong National Institute of Child Health and Human Development.

Perempuan yang diteliti, dipantau sejak lahir sampai usia 15 tahun. Di umur 15 bulan, keamanan ikatan anak dengan ibu dievaluasi menggunakan prosedur standar yang melibatkan penyapihan dan pertemuan kembali bayi dengan ibu dalam satu laboratorium.

Para bayi yang tersenyum, bersuara, mengulurkan tangan, atau sebaliknya menunjukkan reaksi positif saat ibu mereka kembali dianggap aman, sebaliknya mereka yang menghindari ibu selama masa penyapihan atau tidak terhibur dengan kembalinya sang ibu, maka bayi-bayi perempuan itu dianggap tidak aman.

Perkembangan pubertas dievaluasi dengan uji fisik setiap tahun oleh perawat atau dokter sejak perempuan berusia 9,5 tahun.
Namun risiko dan lingkungan awal yang labil seperti tercermin dalam ikatan keluarga yang rapuh, bukan satu-satunya alasan mengapa perempuan lebih cepat dewasa. Itu sebagian juga karena ada faktor genetik.

Selain itu, faktor kimiawi mungkin juga berpengaruh, demikian pula perbaikan gizi yang dianggap menjadi pemicu kecenderungan 150 tahun terakhir yang menyebabkan perempuan lebih cepat dewasa.

Hasil penelitian menemukan bahwa perempuan yang tidak aman (kurang kasih sayang) sewaktu bayi mengalami perkembangan pubertas lebih awal dibandingkan anak seusianya, kira-kira dua atau empat bulan lebih cepat dibandingkan perempuan yang masa bayinya aman.

Anak-anak perempuan in juga mengakhiri perkembangan pubertas dan mengalami menstruasi lebih awal ketimbang perempuan yang aman waktu bayi.

Belsky mengatakan,lingkungan tempat dibesarkan dan kedekatan hubungan bayi-ibu sangat berpengaruh dan tidak boleh diabaikan.

"Dari perspektif biologi evolusioner itu menunjukkan hal-hal yang paling dipedulikan alam adalah penyebaran gen untuk generasi kemudian," kata Belsky seperti dikutip ScienceDaily.

Dia mengungkapkan fenomena itu meyakinkannya bahwa manusia menjadi lebih mudah berketurunan karena masa dewasa atau masa pubertas menjadi lebih dini sehingga manusia bisa kawin lebih awal.

source:

HAL-HAL YANG DAPAT MERUSAK KEINDAHAN PAYUDARA WANITA


Setiap wanita pasti menginginkan payudaranya terlihat indah, kencang dan sehat. Namun perempuan terkadang melakukan kesalahan-kesalahan yang berujung masalah bagi payudara.

Seiring berjalannya waktu, payudara memang akan kendur. Hal ini karena faktor menyusui, penuaan dan menopause. Namun banyak cara yang dapat dihindari untuk membuat payudara tetap indah dan sehat, diantaranya sebagai berikut:

1. Salah pilih bra
Pemilihan bra yang tepat menjadi faktor pendukung untuk kesehatan payudara. Sesuaikan cup dengan ukuran payudara serta lingkar dada yang pas. Hal ini akan memberi kenyamanan sehingga aliran darah akan berjalan dengan lancar.

2. Air Panas
Air panas dapat menyebabkan payudara mengendur. Suhu air panas mengurangi produksi kolagen dalam sel kulit sehingga akan mengurangi elastisitas kulit. Sebaiknya hindari mandi dengan air yang terlalu panas. Jika terkena air panas, percikkan payudara dengan air dingin agar ternetralisir.

3. Berat Badan turun drastis
Perempuan sering tergoda dengan pelangsingan tubuh secara instan. Namun tahukah Anda, jika berat badan turun secara cepat, efeknya juga akan terasa pada payudara, kulit sekitar payudara juga akan menjadi kendur. Lakukanlah diet secara sehat dan seimbang. Bantu juga dengan olahraga rutin untuk membuat payudara tetap kencang.

4. Posisi Tubuh
Posisi tubuh tidak hanya berpengaruh pada struktur tulang, tetapi juga mempengaruhi payudara. Pastikan posisi Anda benar saat duduk, berjalan dan berdiri. Hal ini membuat payudara tetap proporsional.

5. Sinar matahari
Sinar matahari dapat membuat keriput dan kanker kulit. Oleh sebab itu, memakai sun block tak hanya pada wajah dan kulit tangan dan kaki saja, payudara pun membutuhkan sunblock untuk melindunginya dari paparan sinar matahari saat mengenakan


source:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...